Pengertian, Kelebihan dan Contoh Investasi Jangka Pendek

Pengertian, Kelebihan dan Contoh Investasi Jangka Pendek

Seorang investor baru biasanya lebih memilih untuk tidak mengambil resiko yang terlalu banyak atau minim resiko. Sehingga lebih memilih untuk berinvestasi jangka pendek. Namun banyak pula yang melakukan investasi jangka panjang.

Memahami investasi jangka pendek

Mengetahui investasi jangka pendek harus mengetahui terlebih dahulu pengertiannya. Investasi jangka pendek adalah dana yang diinvest atau dikelola dalam waktu yang cukup singkat biasanya kurang dari 1 hingga 2 tahun. Sifat dana atau modal yang dialokasikan dari aktivitas yang dilakukan investasi adalah sebagai pendapatan dari periode tertentu. Dengan begitu investasi jangka pendek beragam dan bisa memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan.

Kelebihan investasi jangka pendek

Menjadi investor pemula dapat menggunakan investasi menjadi tabungan yang dapat digunakan saat darurat. Selain itu dana investasi dijadikan sebagai sumber dana passive income setiap bulan.

  1. Dana investasi jangka pendek bersifat mudah dicairkan. Investasi mudah diputar kembali dalam waktu singkat kurun waktu 1 tahun. Hasil investasi dapat digunakan sesuai keinginan bisa langsung dicairkan atau menginvest kembali. Contoh investasi jangka pendek yang mudah dicairkan adalah emas dan reksadana.
  2. Sebagai sumber passive income yang selalu bertumbuh setiap waktu. Pendapatan yang pasif dapat dengan mudah untuk digunakan atau fleksibel. Contohnya reksadana yang dapat dicairkan dimana saja dan kapan saja. Menggunakan deposit yang dapat menentukan jatuh tempo sesuai dengan kemampuan.
  3. Dijadikan sebagai dana darurat, investasi memberikan bunga yang cukup tinggi sehingga dapat memenuhi kebutuhan Anda. Apalagi investasi jangka pendek mudah dicairkan saat dalam kebutuhan yang mendesak.
  4. Pertumbuhan nilai yang memiliki performa stabil. Sehingga mampu mencapai target keuangan Anda dalam kurun waktu sesuai dengan harapan investor. Apabila sudah pada waktu yang ditargetkan maka keuangan akan mencukupi keinginan yang sudah diharapkan.
  5. Memiliki resiko yang lebih rendah dibandingkan dengan investasi lain, sehingga hal ini menjadi sarana untuk belajar bagi investor yang baru terjun ke dunia investasi. Resik yang minim membuat investor muda belajar memahami resiko setiap profil investasi Dengan begitu menjalankan investasi dapat belajar kedepannya untuk memilih investasi yang sesuai dengan kebutuhan.

Contoh dan rekomendasi investasi jangka pendek

Setelah mengetahui pengertian dan keuntungan investasi jangka pendek, maka selanjutnya mengenal contoh investasi jangka pendek. Bagi investor pemula berikut adalah rekomendasi yang dapat Anda coba.

  • Investasi Deposito bentuk tabungan yang sudah banyak ditawarkan oleh lembaga keuangan seperti perbankan. Cukup mudah dilakukan Anda hanya menyetor secara rutin dana yang sudah dialokasikan. Apabila ingin mencairkan dapat sesuai dengan waktu tempo yang sudah ditentukan. Bunga yang diberikan tetap atau sama, namun apabila mencairkan dana terlebih dahulu sebelum waktu tempo maka akan dikenakan denda.
  • Investasi Reksa Dana berupa dana yang dikumpulkan dari berbagai investor dan dikelola. Dengan adanya pihak yang mengelola akan lebih mudah dan praktis tanpa memikirkan strategi.
  • Investasi dengan SBN atau Surat Berharga Negara meru[ak produk pemerintah. Sb\BN dapat dijadikan sebagai passive income yang memiliki keuntungan lebih daripada deposito.
  • Investasi P2P Lending merupakan investasi yang diberikan kepada UMKM sebagai modal dalam pengembangan usaha. Keuntungan didapat investor dari dana yang dipinjamkan yang memiliki bunga.

 

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *