Bisnis

Terpopuler Bisnis: Bonus Tamasya Greysia / Apriyani, PPKM Level 4 Diperpanjang

TEMPO.CO, Jakarta -Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Senin, 2 Agustus 2021 dimulai dengan bonus yang disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno kepada peraih medali emas Olimpiade Tokyo cabang ganda putri bulu tangkis, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu (Greysia / Apriyani). Sandiaga akan mengajak keduanya untuk plesir ke enam destinasi unggulan di Tanah Air.

Kemudian informasi mengenai strategi Lion Air Group untuk tetap menerbangkan armadanya. Perusahaan yang didirikan Rusdi Kirana ini menawarkan bagasi gratis hingga menyediakan fasilitas hiburan di dalam pesawat.

Selain itu berita tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 4 sampai 9 Agustus 2021 di beberapa daerah. Perpanjangan dilakukan setelah mempertimbangkan beberapa indikator.

Berikut adalah ringkasan dari ketiga berita terpopuler tersebut:

1. Greysia / Apriyani Raih Emas, Sandiaga Uno Ajak Plesir ke 6 Destinasi Unggulan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan mengajak pemain bulu tangkis ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu (Greysia / Apriyani) jalan-jalan ke enam destinasi unggulan sebagai bonus karena telah mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade Tokyo.

Greysia dan Apriyani sebelumnya berhasil menyabet medali emas pada pertandingan yang berlangsung pada hari ini, Senin, 2 Agustus 2021.

“Kami akan berikan hadiah ke Greysia dan Apriyani untuk kunjungan ke lima destinasi superprioritas. Ditambah satu ke Wakatobi karena Apriyani berasal dari Sulawesi Tenggara,” kata Sandiaga dalam konferensi pers yang dihelat secara virtual, Senin, 2 Agustus 2021.

Sandiaga berharap hadiah itu sekaligus menjadi cara agara kedua atlet yang telah membanggakan Tanah Air bisa turut mengembangkan destinasi wisata super prioritas. Sandiaga mengatakan bonus tetap diberikan meski anggaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terbatas.

Baca berita selengkapnya di sini.

123 Selanjutnya

2. Strategi Lion Air Bertahan, Gratiskan Bagasi hingga PCR Murah

Maskapai penerbangan Lion Air Group atau PT Mentari Lion Airlines menghadapi kondisi bisnis yang berat di tengah perpanjangan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM. Baru-baru ini, perusahaan milik Rusdi Kirana itu memastikan merumahkan 8.050 karyawan.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menjelaskan perusahaan terpaksa merumahkan sekitar 5.750 hingga 8.050 karyawan menyusul pengurangan kapasitas penerbangan akibat dampak pandemi Covid-19.

“Kami mengumumkan pengurangan tenaga kerja dengan merumahkan karyawan menurut beban kerja di unit masing-masing yaitu kurang lebih 25-35 persen karyawan dari 23 ribu karyawan. Status tidak PHK,” kata Danang.

Di tengah beban berat karena pandemi Covid-19, Lion Air Group menyusun strategi untuk tetap menerbangkan armadanya. Guna menarik penumpang, perusahaan maskapai singa merah itu kembali menawarkan bagasi gratis hingga menyediakan fasilitas hiburan di dalam pesawat.

Baca berita selengkapnya di sini.

Sebelumnya 123 Selanjutnya

3. Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 9 Agustus, Ini Sebabnya

Presiden Jokowi memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 4 sampai 9 Agustus 2021 di beberapa daerah. Perpanjangan dilakukan setelah mempertimbangkan beberapa indikator.

“Kita tidak bisa membuat kebijakan yang sama dalam durasi yang panjang. Kita harus menentukan derajat mobilitas masyarakat sesuai data terakhir agar pilihan kita tepat untuk kesehatan dan perekonomian,” kata Jokowi, Senin malam, 2 Agustus 2021.

Jokowi mengatakan pemberlakuan PPKM Level 4 sebelumnya pada 26 Juli hingga 2 Agustus telah membawa perbaikan baik dari sisi konfirmasi kasus positif Covid-19, kasus aktif, tingkat kesembuhan dan persentase BOR atau okupansi kamar rumah sakit.

Dia menjelaskan PPKM Level 4 yang diperpanjang sepekan ke depan akan menyesuaikan dengan aktivitas dan kondisi masing-masing daerah. Untuk mengurangi beban masyarakat akibat pembatasan, kata Jokowi, akan mendorong percepatan bantuan sosial.

Baca berita selengkapnya di sini.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.